Selasa, 07 November 2017

BALE AYU RESTO, PIONEER MASAKAN GURAMENYA WONG YOGYA

Salah satu menu andalan Bale Ayu Resto.


Hanya satu kata. Meleleh.
Eitss...apanya dulu yang meleleh nih? Jadi kepo kan?

Gambar di atas itu lho. Gurame Bakar Madu yang membuat saya termehek-mehek. Apalagi saat mengeksekusi bagian kepalanya. Centi demi centi baluran bumbunya yang nyes, coba saya lumat. Tuntas. Tinggal cangkangnya saja. Hahaha.

Senin, 06 November 2017

MENIKMATI DAHSYATNYA CHICKEN STEAK DI HOKBEN JALAN KALIURANG YOGYA

Hokben Jakal Jogja.


Hai hai hai...

Menikmati menu Chicken Steak ini, sungguh membuat lidah tak pernah lelah untuk bergoyang. Aroma daging ayam tanpa tulang dengan bumbu dan saus teriyaki khas Hokben sungguh yummy. Rasa gurih dan manis yang begitu lekat. Kita biasa menyebutnya dengan Original Chicken Steak.

Senin, 30 Oktober 2017

KONGKOW SENSASIONAL SEMARANG DI VERVE BISTRO & COFFEE BAR

Halaman depan Gedung DPRD Kota Semarang.


Kota Semarang. Salah satu kota yang sedang bergeliat menuju kota metropolis. Semua aspek kehidupan ekonomi ikut berbenah diri. Demikian juga dalam bidang pengembangan wisata kota. Hal tersebut tentu menggembirakan. Sebab pariwisata Semarang terkadang masih dianggap 'sebelah mata'

Sabtu, 07 Oktober 2017

Hau Citumang, Kami Datang

HAU, satu kata yang baru saya kenal. (dok. pribadi)

Malam bertambah larut. Saat mobil carteran memasuki kawasan Pangandaran. 18 orang bloger travel sebagian telah terlelap. Meski jalan meliuk-liuk yang sedang kami tempuh. Bang Aswi pun menyalakan api yang mulai redup.

“Sebentar lagi mau sampai nih. Pokoknya kalau ada Indomaret, tinggal masuk. Tak begitu jauh dari jalan besar, kok,” hiburnya.

Menepis Anggapan Miring Jual Beli Darah

Undangan malam resepsi Ulang Tahun Palang Merah Indonesia ke-

Tak terasa. 26 tahun telah berlalu. Sejak pertama kali donor darah di Oktober 1991. Perjalanan yang cukup panjang tentu saja.

Selasa, 19 September 2017

4 Pilar MPR RI dan Belajar Sejarah




Bicara tentang 4 Pilar MPR RI, tentu kita akan bicara sejarah. Bagaimana para founding father negeri ini menyadari bahwa negeri ini penuh kemajemukan. Keberagaman suku, agama, ras, serta budaya memiliki potensi tinggi untuk terjadinya gesekan sosial. Hal yang tak boleh terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kamis, 10 Agustus 2017

Batik Pesisir dan Kabupaten Pekalongan Mendunia Lewat Batik Petungkriyono

Salah satu produk Batik Pesisir milik H. Failasuf.

Berbicara tentang batik, maka Pekalongan tak akan tertinggal dari jejak sejarah. Meski yang telah kita ketahui, Kerajaan Majapahit menjadi tonggak awal sejarah batik dicatat. Berkembang terus hingga pemeritahan kerajaan Islam di Jogja dan Solo di akhir abad ke-18. Berbagai macam dan corak batik tulis terus berkembang dengan berbagai pakemnya. Hingga di awal abad ke-20, mulailah dikenal batik cap.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Petung Kriyono, Menapak Jalan Terjal Menuju Kejayaan


Persiapan defile Piala Adipura Kab. Pekalongan 2017.

Kabupaten Pekalongan kini tengah gencar berbenah. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Asip Kholbihi, SH., MSi., tak ada lagi kata malas atau ‘nanti saja’. Ketertinggalan dalam berbagai aspek pembangunan dengan daerah tetangga, tak dapat dimaklumi lagi. Langkah cepat dan cerdas diambil diambil penentuan kebijakan pembangunan daerah.

Kamis, 22 Juni 2017

Inspirasi Industri Kreatif Surabaya Bersama Astra Untuk Indonesia

Astra menjadi inspirasi untuk pembangunan pendidikan di Indonesia. [foto dok. Astra Int.]

Menapaki usia yang ke-724, Surabaya kini menjelma menjadi salah satu kota metropolitan utama di Indonesia. Berbagai sarana-prasaran fisik moderen bertebaran di seantero kota. Tak luput juga kota-kota di sekitarnya yang menjadi ‘kota penyangga’ merasakan dampaknya. Dampak positif dan negatif tentu saja tak dapat dihindari.

Kamis, 25 Mei 2017

Menjadi Laskar Gerhana adalah Pengalaman Terdahsyat Selama Menjadi Narablog

Bersama Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat. (Foto dokpri)

Menulis Karena Biasa

Menulis. Siapa sih yang tak bisa menulis? Setiap individu akan berhadapan dengan aktivitas menulis. Pelajar atau menulis dalam aktivitas belajarnya mengajarnya. Pedagang menulis rekapitulasi barang yang dijual atau dibeli. Petani pun terpaksa menulis tanda-tangan saat mengajukan kredit ke bank.

Selasa, 23 Mei 2017

Borobudur Silver Penjaga Tradisi Seni Kerajinan Indonesia

Borobudur Siver Jl. Menteri Supeno Jogjakarta. (Foto dokpri)

Borobudur Silver

Sejarah panjang mengukir kehadiran Borobudur Silver (BS) di Kota Jogja. Sepanjang usia saya sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kota Gudeg ini. 28 tahun bukanlah waktu yang pendek untuk membuktikan eksistensi sebuah usaha kreatif. Demikian juga dengan usaha kerajinan perak yang bermarkas di Jl. Menteri Supeno Jogja ini.

Orang Utan Resto, Resto Jumbonya Wong Magelang

Ragam menu terpampang besar di halaman parkir. (Foto dokpri)

Orang Utan Resto

Mencari tempat makan untuk 1000 orang sekaligus tentulah bukan hal mudah. Apalagi di Magelang yang merupakan salah satu daerah wisata utama di Jawa Tengah. Belum lagi areal parkir yang mampu menampung puluhan bus besar. Ditambah dengan kebutuhan kamar kecil atau kamar mandi yang memadai.

Minggu, 14 Mei 2017

Mamahke Jogja Bukan Mamah Biasa



Baca judulnya pasti bingung ya? Apaan sih Mamahke Jogja itu? Mahluk apakah gerangan? Ada apakah dengan ‘mamah’ yang tak biasa itu? Hihihi...

Nah, biar tak banyak lagi pertinyiin menggelinding. Sedikit nanti saya akan ceritakan tentang fenomena ‘mamah’ baru di Jogja. Kota yang selalu menciptakan fenomena baru dalam setiap tarikan nafasnya. Kota yang tak pernah lelah untuk menampung kreativitas dari warganya.

Sabtu, 15 April 2017

Lontong Balap Rajawali, Lontong Balapnya Arek Suroboyo

Semanggi Suroboyo.
Lontong Balap Wonokromo...



Lagu yang pertama kali dipopulerkan oleh Mus Mulyadi ini, tentu cukup familiar di telinga arek Suroboyo. Bahkan di pertengahan tahun 1970-an, hampir setiap hari RRI Stasiun Surabaya memutar lagu tersebut. Hal itu lah yang membuat kenangan tentang masakan tradisional Surabaya lekat di lidah dan hati masyarakatnya. Suroboyo gak mungkin kelangan roso. Surabaya tak akan kehilangan rasa (selera).

Sabtu, 25 Maret 2017

Tentang Pisang yang Seharusnya Anda Tahu

Tampilan Pisang Cavendish Sunpride yg mempesona. (foto dokpri)

Tahukah Anda bahwa pisang:
1.    Merupakan salah satu buah istimewa yang disebutkan di dalam Al Quran [TQS Al-Waqiah(56):27-29]. 
    "Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu. (Mereka) berada diantara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun buahnya."

Sabtu, 18 Maret 2017

Visite Tidore Island, Membangun Semangat Demi Kejayaan Nusantara

Gunung Kie Matubu bersyal awan. (foto dokpri)

Memandang dari atas dek Kapal Negara (KN) Bakamla Kuda Laut ke hamparan lautan luas, mata seperti tak mau terpejam. Padahal pukul 03.00 Wit aku sudah bangun dan harus segera menuju pelabuhan. Bersama Laskar Gerhana Matahari Total, rombongan kami dari Jakarta harus segera bersegera mengarungi Laut Ternate pagi itu (8/3) setahun yang lalu. Perjalanan ‘berburu GMT 2016’ adalah salah satu pengalaman tak terlupakan sepanjang umurku.

Selasa, 14 Februari 2017

Eren Homestay, Penginapan Murah Berkualitas Di Kota Batu

Salah satu sudut di Museum Angkut Batu. (dok. Eren HS)
Bekerja sambil rekreasi. Dua hal yang kini lazim dilakukan. Mungkin jauh kondisinya dibandingkan tahun 1990-an. Dimana saya merasakan bagaimana bekerja yang benar-benar bekerja. Meski datang di sebuah kota yang baru saya kunjungi, tapi tak bisa ke mana-mana. Sebab informasi destinasi wisata seputaran kota tak seheboh seperti saat ini.

Rabu, 08 Februari 2017

Omkara Resort Jogja, Alami Tiada Dua




...
Tanahku yang kucintai.
Engkau ku hargai.

Sebuah lagu yang membawa ingatan masa kecil.  Tentang sebuah desa nan indah. Tentang gemericik air sungai yang mengalir bening. Dan kecipaknya kuat terdengar saat menatap bebatuan. Tentang hijaunya sawah dan pohon-pohon yang menggeliat saat tertiup angin.

Selasa, 07 Februari 2017

Pesona Jogja Homestay, Penginapan Kota Rasa Desa

Suasana di halaman parkir Pesona Jogja Homestay. (dokpri)

Jogja dan desa. 2 kata yang lekat di benak kita bukan? Meski saat ini dapat dipastikan bahwa kemacetan menjadi momok di akhir minggu atau libur panjang. Hampir semua jalan protokol di Jogja kini seolah menjadi ajang nyali. Sehingga sepeda ontel yang dulu sempat dikampanyekan dengan slogan “sego segawe”, sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe, seolah menjadi cerita masa lalu.

Senin, 06 Februari 2017

Serunya Ikutan Workshop Clutch Bag Daluang Di Jogja

Mbak Astri, Neng Tanti, dan Sensei Sakamoto dalam sesi pembukaan workshop. (dokpri)

Daluang. Orang Jawa biasa menyebutnya dengan ‘deluang’ yang artinya kertas. Lembaran tipis yang terbuat dari bahan kayu pohon daluang (Broussonetia papyrifera) yang dipakai untuk menuliskan sesuatu. Sebagaimana menulis atau menggambar sesuatu pada kertas. Beberapa naskah kuno Nusantara menggunakan daluang sebagai media penulisannya di saat kertas moderen belum diperkenalkan. Sebagaimana naskah-naskah kuno Babat Tanah Jawa yang ditulis di atas rontal (daun pohon ental).

Kamis, 02 Februari 2017

Pop Hotel Gubeng, Rasa Popnya Surabaya

Hotel Pop Gubeng yang 'gandeng' dengan Hotel Harris Gubeng. (dokpri)

Sebagai kota metropolis, Surabaya kini tak ubahnya seperti Jakarta. Nyaris tak ada ruang kosong di tengah kota. Maklumlah, denyut nadi perekonomian serta kegiatan adiministrasi perkantoran biasanya berada di pusat kota. Sebagaimana halnya daerah Gubeng yang merupakan salah satu titik yang cukup padat dengan hunian serta berbagai aktivitas warganya.

Kamis, 19 Januari 2017

Pantai Sepanjang, Pantai Kuta Tempo Doeloe

Selamat datang di Pantai Sepanjang Gunungkidul. (dokpri)

Melanjutkan cerita touring berasama Yamaha Yogyakarta kemarin. Rasanya tak lengkap bila Pantai Sepanjang hanya diceritakan Cuma sepotong. Kali ini saya coba untuk memberi gambaran bahwa pantai tersebut memang indah. Sehingga banyak wislok maupun wisman yang jauh-jauh dari sono, tujuan utama salah satunya adalah ke sini.

Skutik Yamaha NMax Teman Asyik Wisata Ke Pantai Sepanjang



Persiapan dan cek kendaraan di depan Dealer Yamaha Kalasan Yogya. (dokpri)


Yogyakarta pagi itu cuaca kurang bersahabat. Maklumlah, musim hujan masih berlangsung di Bulan Januari. Namun hal tersebut tak mengurungkan niat kami untuk jalan-jalan. Kali ini Pantai Sepanjang di Desa Kemadang, Tepus, Gunungkidul menjadi tujuan kami. Saya sendiri cukup bersemangat, sebab terakhir mengunjungi di tahun 2009 yang lalu.