Rabu, 10 Januari 2018

Tips Untuk Anda yang Ingin Berinvestasi Dinar

Tags

Koin  dari 1, 5, hingga 10 Dinar.


Ingin mencoba investasi dinar? Tentunya ini menarik dicoba karena investasi dinar memiliki standar yang terukur. Sekeping dinar tersebut adalah emas 22 karat dengan berat 4,25 gram. Selain itu, karena berupa emas, tentunya investasi ini sanggup melawan inflasi, ketimbang investasi dalam bentuk uang.

Bila ingin berinvestasi dalam bentuk dinar, maka Anda membeli kepingan emas seberat 4,25 gram. Tentunya, itu jauh lebih murah ketimbang Anda berinvestasi emas dengan emas batangan yang jauh lebih berat dan harganya lebih mahal. Apalagi, ketika berinvestasi, dinar Anda tidak akan terpotong ongkos pembuatan ketika akan dijual.

Saat ini, sekeping dinar biasanya dijual seharga Rp 2.024.593 atau harga beli sekitar Rp 1.943.609. Karena merupakan emas seberat 4,25 gram, tentunya harga itu jauh lebih murah dari harga emas aslinya yang sekarang dijual seharga Rp 519.682 per gram. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menjual dinar sesuai kebutuhan Anda, misalnya Anda memiliki 200 keping dinar dan hanya butuh 20 keping saja untuk dana, maka Anda masih bisa menyimpan 180 keping dinar lainnya.

Terlepas dari segala kelebihannya, tentunya dinar juga memiliki kelemahan. Misalnya, investasi satu ini adalah investasi jangka panjang. Jadi Anda musti berinvestasi fisik dengan menyimpannya di rumah atau dititipkan di bank atau pegadaian. Tentunya masing-masing akan memiliki resiko sendirii. 

Tidak hanya itu, harga dinar juga sangat terpengaruh dari harga emas dunia. Juga nilai tukar rupiah dan kebijakan bank sentral Amerika. Satu lagi, dinar bukan dianggap sebagai mata uang di Indonesia. Melainkan sebuah perhiasan. Oleh karena itu, Anda tentu akan terkena pajak PPN hingga 10 persen ketika menjualnya.

Nah, setelah mempelajari apasaja kelebihan dan kekurangan berinvestasi dinar, sekarang simak tips untuk membeli dinar, yang musti Anda ketahui:

1. Pastikan tujuan dari investasi dinar tersebut. Dengan demikian, Anda bisa memastikan berapa dana yang akan Anda kumpulkan dari investasi satu ini. Bisa saja untuk pembiayaan berangkat haji, atau biaya pendidikan, masa depan dan lain-lain.
2.  Hindari berhutang untuk investasi. Jadi, bila Anda memiliki uang yang cukup, baru berinvestasi. Atau, bila perlu menabung saja dulu.
3. Simpan dengan aman. Anda bisa saja menyimpannya di rumah, di Bank atau malah di Pegadaian. Karena bentuknya kepingan uang kecil dengan berat hanya 4,25 gram saja, maka dinar rentan hilang. Oleh sebab itu, Anda bisa memastikan untuk penyimpanannya benar-benar aman.

Demikian tips yang bisa Anda gunakan sebelum berinvestasi dinar. Selamat berinvestasi dan perhitungkan benar keuntungan dan resikonya, yah!


Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon