Senin, 09 April 2018

CIKIS YANG TAK BUAT KANTONG TIPIS

Outlet Cikis Cake & Bakery, Jl. Pringgokusuman 16 Yogyakarta.


Yogyakarta kota kuliner. Rasanya julukan ini cukup layak disematkan. Tak hanya ratusan. Mungkin sudah ribuan. Aneka macam warung, kafe, resto, kedai, atau angkringan bermunculan di kota ini.

Seiring padatnya penghuni, padat pula tempat untuk memenuhi kebutuhan makannya. Sangat wajar. Ditambah 'kebutuhan eksis'-pun menjadi salah satu daya dorong. Bergesernya aspek sosial. Dimana kebutuhan memakan tak hanya makan. Menunjukkan makanan atau tempat makan fovorit juga menjadi kebutuhan juga.



Hal itu pula yang mendorong Bale Ayu Grup untuk selalu mencari terobosan. Dengan kekuatan lampu wasiat. Eh. Kekuatan manajemennya untuk mencari celah dan peluang. Sesaknya tempat kuliner 'berat'. Mendorong untuk membuat satu outlet makanan ringan.
Mas Yudhi, manajer marketing Bale Ayu Grup, menyampaikan hal tersebut di depan puluhan Bloger Jogja, Sabtu (7/4) kemarin.


Cikis Cake and Bakery

Outlet Cikis di sisi kanan jalan dr arah timur Jl. Pringgokusuman (satu arah).

Cikis Cake and Bakery menjadi pilihan yang masuk akal. Aktivitas masyarakat yang semakin cepat, mendorong kebiasaan makan juga. Termasuk pilihan sarapan. Kini tren 'nasi ansich' perlahan mulai ditinggalkan. Pilihan praktis untuk sarapan pun bergeser kepada roti. Selain praktis, harga roti maupun kue juga kini semakin terjangkau.

Cikis dalam bahasa Turki artinya jalan ke luar. Demikian juga bagi Bale Ayu Grup. Cikis Cake & Bakery ini merupakan jalan keluar agar bisnis kuliner tetap berjalan. Selain letak outletnya yang memang merupakan 'jalan ke luar' dari Jl. Pringgokusuman. Sebagaimana diketahui, jalan ini merupakan jalan satu arah (timur ke barat). Dimana Cikis menempati posisi hampir di ujung barat jalan.

Anak-anakpun suka.

Buka pertama kali pada 13 Februari 2018, kini sudah memperoleh pelanggan yang cukup signifikan. Maklumlah, dengan cita rasa roti dan kue kelas premium, Cikis menawarkan harga yang sangat terjangkau. Untuk roti dibanderol mulai 4 ribu hingga 9 ribu rupiah. Demikian juga untuk kue. Ditawarkan hingga harga 30 ribu rupiah, atau sesuai dengan permintaan.

Untuk acara-acara tertentu, Cikis juga melayani kue kotakan. Cukup dengan 8 rupiah saja, satu kotak bisa berisi 3 macam kue. Atau fleksibel, pelanggan dapat memilih harga sesuai bujet yang dimiliki. Tentu ini menjadi alternatif bagi konsumen. Di tengah derasnya serbuan 'kue artis' yang memadati pasar roti dan kue di Yogyakarta.


Banyak Pilihan

Bersama Chef Tarsono. The man behind 'mbothekan'.

Untuk memenuhi keinginan konsumen, beragam pilihan roti dan kue ditawarkan. Tak kurang dari 20 macam roti dan puluhan macam kue sempat penulis hitung. Di bawah arahan Chef Tarsono, pelanggan pun dibuat takluk. Kesan eksklusif tapi harga permisif sengaja menjadi brand yang ditawarkan oleh Cikis.

Memilah dan memilih bahan.

Pilihan bahan roti dan kue, cara mengolah, cara memasak, hingga cara menyajikan dibuat sesempurna mungkin. Tak semua toko atau outlet roti 'berani' secara terbuka menunjukkan dapurnya. Beda dengan Cikis. Secara gamblang, kami bisa melihat bahan serta seluruh proses produksi secara telanjang.

Aneka cake di dalam etalase yg cukup menggoda.

Bahan-bahan dijamin halal. Demikian juga dengan proses produksinya. Plus higienitas yang sangat dijaga. Hal ini semata-mata untuk memberikan kepuasaan kepada pelanggannya.

Nah, sekarang biar lebih afdholnya boleh langsung datang di outletnya. Jl. Pringgodani No. 16 Yogyakarta. Bisa kontak juga di (0274)586926/5015883. Apalagi di bulan April 2018 ini ada diskon 30% untuk semua item (roti dan kue).

Untuk info via medosos, bisa buka di sini:


  • FB: CikisBakery
  • Twitter: @cikisbakery
  • IG: @cikisbakery

4 komentar

Iyaa di Cikis ini roti sama kuenya enak-enakk.

www.dismonimo.com

harga murah, terus rasa rotinya enak2. saya suka yang ada taburan gula halus dan isinya selai blueberry.

Dibandingkan harganya, terhitung cukup murah kan?

Roti tawar kismisnya itu enak banget kalo dicocol kopi atau kopi susu. Anak bungsu saya suka, mbak.

Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon