Sabtu, 05 Mei 2018

JAHATNYA BOLU SUSU MERAPI



Jogja dan kuliner. Dua kata yang tak dapat dipisahkan. Seperti halnya enak dan murah. Kok bisa demikian?

Bisa dong. Apa sih yang tidak bisa di Jogja. Dikenal sejak zaman dahulu bahwa Jogja adalah surganya pecinta kuliner. Panganan tradisional begitu beragam. Baik makanan berat maupun ringan begitu mudahnya ditemukan. Ditambah lagi dengan harganya yang cukup akrab di kantong.

Meski belakangan ini berhembus kabar bahwa Jogja tak lagi ramah. Utamanya bagi mereka penghobi makan. Bermunculannya gerai makan, resto, warung, hingga panganan seharusnya membuat kita gembira. Namun di sisi lain, tempat-tempat tersebut terkadang membanderol harga makanan dengan begitu 'wah'. Sangat tidak ramah dengan penghasilan warga Jogja yang tidak begitu tinggi.

Hal tersebut, mengusik hati salah seorang warganya. Pulang ke Jogja. Memberikan sesuatu yang spesial bagi warga Jogja dan para tamunya. Sekaligus ingin menyuarakan hati. Bahwa makanan, khususnya kue yang enak itu tak harus mahal. Bolu Susu Merapi menyusup diantara ratusan varian baru kue yang bermunculan.


Ide yang 'Jahat'


Gathering Media yang dihadiri puluhan undangan di Sinergi Coworking Demangan. (foto pribadi)

Jogja diserbu banyak artis nih. Mau syuting? Bukan sih. Justeru mereka mengembangkan sayap bisnisnya. Maklumlah, Jogja sebagai kota wisata. Tentu memiliki banyak sejuta kemungkinan. Termasuk kemungkinan wisatawan tersebut akan membawa oleh-oleh khas dari kota yang dikenal dengan gudegnya.

Panganan ringan seperti roti dan kue, menjadi alternatif pilihan. Maka muncullah berbagai gerai kue besutan artis tenar ibu kota. Mereka sudah memiliki branding. Hingga soal harga pun mungkin tak akan dipermasalahkan. Membeli sekotak kue dengan harga 50-an ribu ke atas tak lagi menjadi soal.

Namun bagi sebagian warga Jogja nilai segitu mungkin cukup mahal. Maklumlah, UMR/UMK warga di Jogja tak setinggi kota-kota yang lain. Sebagai pengusaha perempuan asli Jogja, ANGGIA PINO pun 'meronta' hatinya. Pikiran 'jahat' pun berkecamuk.

Masyarakat kelas menengahpun harus punya pilihan. Makanan enak kelas premium dengan harga merakyat. Pilihanpun jatuh pada kue bolu susu. Selain mudah membuatnya. Bahan susu cairnya mudah diperoleh di sekitaran masyarakat lereng Gunung Merapi.

Berangkat dari sini pula, merek Merapi disematkan. Bolu Susu Merapi lengkapnya. Mengusung tagline "Berbagi dengan hati" berharap bahwa masyarakat bisa menerima kehadirannya dengan suka cita. Demikian juga dengan saya. Bisa hadir menyaksikan dan merasakan produk pertamanya. Bersama para blogger, vlogger, selebgram, dan puluhan rekan media, Kamis (3/5) kemarin di Sinergi Coworking  Sagan, Yogyakarta.


Jahat Rasanya, Jahat Harganya




Nah urusan rasa, tentu bukan masalah yang main-main. Menggandeng Sandi Sevenova, ahli nutrisi khususnya susu, untuk meramu produk dan varian yang pas. Berpengalaman sekitar 8 tahun di perusahaan susu ternama, selama 6 bulan melakukan riset produk. Hingga ditemukan Bolu Susu Merapi yang rasanya jahat banget.

Bolu susu coklat yang lumer dan kental rasa coklatnya. (foto pribadi)

Bayangkan, dalam satu dus Bolu Susu Merapi terkandung 100 gram susu sapi murni. Cukuplah untuk memenuhi nutrisi harian bagi pelahapnya. Dua varian: bolu susu vanilla dan bolu susu coklat, bisa menjadi alternatif minum susu. Sebab banyak diantara kita minum susu cair secara langsung. Seperti halnya Anggia Pino, sang founder,

Bolu susu vanila yg kriyes dan semriwing rasa susunya. (foto pribadi)

Sementara untuk urusan harga, ini juga 'jahat' banget lho. Cukup dengan 28 ribu rupiah saja. Sekotak Bolu Susu Merapi sudah bisa Anda bawa pulang. Padahal varian sejenis dari toko sebelah, harus Anda bayar sekitar 50-an ribu. Artinya, dengan harga yang sama, Anda bisa dapatkan dua kotak varian berbeda di Bolu Susu Merapi.


Jahat Kemasannya




Eitss... ini ada lagi 'jahat' yang asyik, dulur. Berangkat dari keisengan sekaligus pingin tahu kualitas kemasan. Sekaligus kekuatan produk (kuenya). Saya coba menumpuk sampai dengan 4 kotak. Kemudian saya guncang dan bolak-balikkan. Kemudian saya tunjukkan hasilnya kepada rekan-rekan bloger.
Wow, roti tetap utuh. Irisan kejunya pun tak rontok.

Padahal seperti yang disampaikan mas Sandi. Bolu Susu Merapi 100% tidak menggunakan jasa pengawet dan pengembang. Eh, malah kayak properti yes? Hahaha...
Tentu produknya pun tak akan 'setangguh' bolu yang diberi pengawet dan pengembang. Akan mudah hancur bila diguncang atau dijepit.

Ternyata prediksi saya salah. Termasuk 2 kotak bolu susu yang saya bawa pulang. Ssssttt...jadi ketahuan nambah 1 kotak lagi nih. Dua produk tersebut saya masukkan ransel. Kegencet saat perjalanan naik Trans Jogja, Demangan - Prambanan. Ditambah saya jepit motor saat pulang ke desa. Lengkap sudah penderitaan kedua kotak bolu susu tersebut.

Eng ing eng...waktu saya buka untuk icip-icip, ternyata bolu susunya sehat wal afiat. Hihihi... Jadilah puteri saya yang mencicipi potongan pertamanya.


Jahat Promonya


Promo BUY 1 GET 1 FREE nih jahat banget lho. (foto pribadi)

'Kejahatan' lain yang diperbuat oleh Bolu Susu Merapi ini adalah promonya, dulur. Di acara grand launchingnya besok. Catat ya! Besok Minggu, 6 Mei 2018 jam 10.00 thit. Bertempat di Atrium Lippo Plaza Demangan Yogyakarta akan diluncurkan dua varian Bolu Susu Keju dan Bolu Susu Coklat.

Dua varian andalan Bolu Susu Merapi. (foto pribadi)

Ada promo Buy 1 Get 1. Cukup dengan Rp, 28.000,- saja. Anda beli satu kotak bolu susu, bisa bawa pulang 2 kotak, varian apa saja. Masih ditambah lagi dengan voucher belanja produk bolu susu. Masih kurang?

Nih, untuk yang besok datang dan belanja. Akan disediakan doorprize berupa sepeda motor, mesin cuci, kulkas, dan masih banyak lainnya. Serangkaian kegiatan seru lainnya adalah zumba dance, coloring competition, serta panggung hiburan. Sementara untuk undangan yang hadir di gathering media, ada lomba blog, video serta instagram. Dengan hadiah total jutaan rupiah tentu saja.

Masih juga tak mau datang di grand launchingnya? Kalau tak bisa datang siang, malampun boleh lho. Sebab acaranya baru berakhir pada jam 21.00 atau jam 9 malam.


Kemitraan


Add caption

Tuh gerainya di mana saja sih?
Mengingat semangat mengembangkan UKM yang diusung oleh Anggio Pino sebagai kreatornya. Tentu saja bisa ditebak. Menjalin sebanyak-banyak mitra untuk tumbuh dan berkembang bersama produk Bolu Susu Merapi. Berkolaborasi untuk memberi nilai lebih pada produk, mitra, dan produsen itu sendiri.

Info dari mas Sandi selaku Operational Manager. Bila berminat untuk menjalin kerjasama langsung saja kontak di 0811 2744 499. Atau diemailkan ke bolumerapi@gmail.com.

Info lainnya bisa dicek juga di media sosialnya:



Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon