Jumat, 27 Juli 2018

Alasan Kuat Mengapa Anda Harus Mulai Menabung Sejak Kini

Tags


Menabung sejak usia dini. Berhemat sekaligus berlatih mandiri.

Kapitalisme dan materialisme begitu kuat mengakar di masyarakat. Semua hal akan dinilai dengan materi, dan semuanya dinilai dengan harga. Belum lagi gaya hidup kekinian yang terkenal boros dengan gaya hidup konsumtif.


Anda mungkin ingin terus jalan-jalan ke tempat nongkrong yang asyik, lalu selfie dan menguploadnya ke media sosial. Memiliki jam tangan dan tas yang branded, serta punya smartphone paling baru dan mahal. Boleh-boleh saja sih mengikuti gaya hidup seperti itu, asalkan mampu dan pastinya tetap ada uang yang dialirkan ke tabungan atau investasi. Jangan semuanya dihabiskan untuk gaya hidup konsumtif Anda.

Seringkali pasangan muda misalnya, yang baru mulai meniti rumah tangga, sedang punya cicilan anggap saja rumah dan mobil misalnya, dan dua-duanya bekerja sebagai karyawan dengan gaji yang cukup. Dengan keadaan tersebut, dipotong cicilan dan kebutuhan sebulan, tentunya masih ada sedikit dana tersisa yang bisa ditabung. Sayangnya, pasangan tersebut lebih memilih untuk menghabiskannya dengan jalan-jalan, kuliner, nonton bioskop dan lain sebagainya, sehingga total gajinya benar-benar habis tak bersisa.

Sedangkan yang masih single, godaan untuk hangout bersama teman-teman dan nongkrong di tempat yang sedang viral tentunya sangat sulit untuk ditolak. Sehingga bila Anda memilih menabung dan tidak menggunakan sisa uang untuk hal tersebut, Anda justru dianggap tidak asyik.

Satu kasus, satu pasangan suami istri yang sama-sama bekerja dengan gaji cukup, memilih untuk menabung, sambil terus membayar cicilan rumah dan kendaraan. Satu pasangan yang lain memilih untuk tetap menikmati hidup, jalan-jalan dan tindakan konsumtif lainnya tanpa memiliki tabungan sepeserpun.

Kemudian, ketika kedua pasangan tersebut sama-sama memasukkan anak pertamanya ke satu sekolah, keduanya sama-sama terkejut melihat dana yang dibutuhkan untuk sekolah itu. Dananya cukup besar, karena keduanya memasukkan anaknya ke sekolah yang bonafit. Namun, bila pasangan yang sudah menabung itu bisa menggunakan "dana darurat" untuk keperluan seperti itu, maka pasangan satu lagi akan mulai dengan tunggang langgang mencari pinjaman ke sana kemari.

Itu baru tingkat SD, belum naik ke SMP, SMA bahkan kuliah yang biayanya tentu akan jauh lebih mencengangkan. Pertanyaannya, Anda memilih untuk menabung, atau investasi, atau malah memilih tetap mempertahankan gaya hidup konsumtif, yang penting bahagia itu? Tentu hal itu menegaskan betapa penting dan perlunya menabung untuk kita. Yuk, mulai menabung sejak kini. 
Jangan tunda-tunda lagi!

Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon