Senin, 30 Juli 2018

Bagaimana Sistem Nisbah di Bank Syariah?

Tags

Aman dan nyaman dg menabung di bank syariah.



Nisbah atau bagi hasil merupakan sistem yang digunakan oleh Bank Syariah. Jadi, bank syariah tidak menggunakan bunga, melainkan keuntungan dari satu usaha yang kemudian dibagi hasilnya sesuai aturan syariah.


Sebelum membahas lebih jauh tentang nisbah, tentu Anda sudah tahu bukan apa yang dimaksud dengan bank syariah? Bank syariah adalah bank yang menggunakan sistem tabungan syariah. Nah, tabungan syariah adalah tabungan atau simpanan yang menggunakan prinsip syariah, baik cara menabung maupun cara penarikannya.

Berdasarkan fatwa dari Dewan Syariah Nasional, disebutkan bahwa ada tiga produk tabungan syariah yakni tabungan wadiah, tabungan mudharabah dan berbagai macam usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

Tabungan wadiah adalah jenis tabungan seperti tabungan biasa, yang disebut juga titipan murni. Dengan demikian, tabungan satu ini musti dijaga dan dikembalikan kapanpun juga pemiliknya membutuhkan. Sedangkan tabungan mudharabah adalah tabungan yang dimulai dengan akad muharabah. Akad mudharabah terdiri dari dua jenis yang berbeda, perbedaannya terletak di syarat yang diberikan pemeilik dana pada bank yang dipercayainya. Tidak hanya itu, bank syariah juga bisa melakukan berbagai usaha, namun musti mengikuti atau tunduk pada prinsip syariah.

Perbedaan utama antara bank syariah dengan bank konvensional terletak pada ketiadaan bunga. Hanya saja pada bank syariah menggunakan istilah nisbah atau bagi hasil. Jadi, perjanjian bagi hasil tersebut sudah ada sejak awal antara bank dengan nasabah.

Nisbah tersebut berbentuk keuntungan dari satu usaha. Jadi, bank syariah akan melakukan investasi atau bantuan dana terhadap beberapa kegiatan ekonomi yang juga mengikuti prinsip syariah. Nantinya, hasil keuntungan dari usaha yang didukung bank syariah inilah yang akan dibagi. Nah, hasil pembagian dari bank syariah ini yang nanti akan dibagi hasil kembali dengan berbagai nasabah dengan sistem yang sudah disepakati.

Bila pertanyaannya apakah nisbah itu bisa lebih besar atau malah lebih kecil dari bank konvensional? Maka jawabannya adalah tergantung dengan usaha atau kinerja dari bank syariah tersebut. Apabila bagi hasil dari berbagai usaha yang didukung bank tersebut cukup besar, maka nisbahnya juga akan besar. Berbeda dengan bila usaha yang didukung atau disalurkan dana oleh bank syariah tidak memberikan hasil yang besar, tentu nisbahnya juga akan kecil.

Tidak hanya itu, tabungan syariah sesuai ketentuan syariah, tidak ada pemotongan dana meskipun bank yang dimaksud mengalami kerugian. Jadi, uang yang Anda simpan akan tetap aman, kok. Ingin coba membuka tabungan syariah? 

Jangan ragu lagi, yuk buka tabungannya sekarang!



Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon