Rabu, 01 Agustus 2018

Diet Karbohidrat Bukan Berarti Tidak Makan Karbohidrat Sama Sekali, Loh!

Menu diet hari ini. Mau? 



Secara umum, diet karbohidrat adalah salah satu jenis diet yang mengurangi makanan mengandung karbohidrat. Secara umum, diet karbohidrat ditujukan untuk mengurangi asupan karbohidrat dan glukosa yang biasanya digunakan untuk sumber energi bagi tubuh. Lantas, bila tidak menggunakan karbohidrat sebagai bahan bakar utama, maka bagaimana tubuh akan bergerak?


Menurut teorinya, tubuh akan mencari bahan bakar lainnya yang berada atau berasal dari bahan makanan pengganti. Oleh sebab itu, lemak yang berada di dalam tubuh akan dibakar dan menjadikannya sebagai bahan bakar. Hasilnya, lemak di tubuh akan berkurang dan menjadikan berat badan Anda akan berkurang.

Bagi yang ingin melakukan diet efektif, tentunya diet karbohidrat menjadi salah satu jenis diet yang pas untuk menurunkan berat badan dalam jangka waktu yang relatif singkat. Bahkan, diet ini dinilai lebih efektif ketimbang diet rendah lemak, loh.

Tapi masalahnya, ada yang mengurangi makanan karbohidrat sampai di bawah 20 gram per hari karena sedang diet karbohidrat. Tentunya hal itu juga memiliki efek samping. Karena tidak ada asupan karbohidrat, atau kalaupun ada juga kurang, maka hal itu menyebabkan pelaku diet tersebut terkena berbagai penyakit. Penyakit yang paling sering adalah sakit kepala, lemas dan diare.


Lantas bagaimana caranya agar tetap melakukan diet karbohidrat, namun bebas dari penyakit yang dimaksud?

Cukup untuk asupan energi selama setengah hari. Mana menumu?

Ternyata, jangan mengurangi karbohidrat yang dibutuhkan tubuh sampai terlalu rendah. Idealnya, untuk tenaga per hari, tubuh membutuhkan sekitar 2000 kalori, yang didapat dari 225 gram makanan karbohidrat. Maka, agar diet ini berjalan sukses, Anda perlu mengurangi karbohidrat Anda menjadi minimal 60 gram per hari, atau sekitar 240 hingga 520 kalori. Jumlah itu sudah cukup rendah dan mengakibatkan tubuh akan menjadikan lemak sebagai bahan bakar tambahan.

Anda boleh saja mengurangi atau bahkan menghindari makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti nasi, roti, permen dan setipenya. Tapi, tidak berarti Anda harus mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat sehat seperti sayur, susu rendah lemak dan kacang-kacangan, loh.

Agar lebih sehat, Anda bisa menambahkan asupan protein dan lemak di tubuh Anda dari makanan seperti daging, baik daging putih (ayam) maupun daging merah (sapi/kambing). Asupan protein lainnya dari sayuran, ikan dan sebagainya juga diperlukan agar tubuh menjadi lebih sehat.

Untuk menghindari masalah di pencernaan, Anda juga mesti melengkapi makanan yang rendah lemak namun tinggi serat. Dengan demikian, makanan yang tinggi serat dapat membantu buang air besar tetap sehat, begitu juga dengan pencernaan Anda.

Jangan lupa berkonsultasi dengan tenaga medis, atau ahli nutrisi sebelum memulai diet ini agar lebih baik hasilnya. Padukan dengan olahraga yang teratur serta gaya hidup sehat untuk hasil yang lebih optimal. 

Selamat mencoba!

Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon